Kamis, 27 Februari 2014

rindu ayah

27 Februari 2014, dengan sedikit khawatir aku mencari uang yang mungkin saja tercecer di kamarku, karena itu bukan uangku. melainkan uang jualan temanku, katanya aku belum membayarkan kepadanya. entah aku yang lupa, namun uang itu tak ada. bersi keras aku mencarinya. tapi hasilnya pun nihil, yah dengan berikhlaskan hati aku harus mengganti uang itu, tiba-tiba saja mataku tertuju kepada kumpulan foto* yang terbungkus dengan plastik kusam, karena fotonya juga sudah cukup lama. ku buka dan ku lihat-lihat foto*ku itu, dan terlintaslah tulisan tangan ayahku dibelakang photo itu, sedikit menahan air mata agar tak jatuh, aku kumpulkan foto* yang diblakangnya ada tulisan beliau, dan aku teringat pula raport Sekolah Dasarku yang selama 12 semester selalu beliau yang menandatanganinya, namun aku tidak menemukan raport hasil belajarku di tsanawiyah. sedikit kecewa sih dikarenakan sifatku yang pelupa sampai menyimpan raport pun aku lupa meletakkannya.
disaat aku melihat tulisan* itu yang terlintas dalam pikiranku adalah kenangan-kenanganku selama 13 tahun bersama beliau, ketika aku diajak bercanda oleh beliau, ketika beliau marah kepadaku, hingga hal terkecilpun yang beliau lakukan kepadaku..
ayah.....
aku ingin melihatmu lagi, suatu saat nanti
Add caption

Tidak ada komentar:

Posting Komentar